Jadi Andalan Sektor Lain, Kemenperin Pacu Industri Mesin Perkakas

Industri pembuatan mesin perkakas atau tools diukur masih potensial untuk dioptimalkan. Kementerian Perindustrian bakal memprioritaskan pengembangan sektor ini guna menyokong keperluan barang modal bagi sejumlah sektor manufaktur lainnya. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto membeberkan pengguna terbesar dari hasil produksi industri pembuatan tools yaitu sektor otomotif, ialah sebesar 41% – 64%.

Baca : Peralatan bengkel motor

Produk mesin perkakas itu juga dimanfaatkan oleh industri elektronika, industri perlengkapan rumah dan kantor, industri kemasan dan industri medis. “Kami optimistis industri pembuatan tools akan terus tumbuh seiring peningkatan penerapan pada sebagian sektor lainnya,” kata Harjanto dalam keterangan legal, Rabu (30/10/2019). Harjanto mengatakan bahwa potensi industri mesin perkakas yang menjadikan mold, dies, jig, dan fixtures masih potensial. Ia mencontohkan satu figur kendaraan beroda empat membutuhkan lebih dari 3.000 ragam cetakan (mold dan dies) untuk penerapan 8 tahun – 15 tahun menurut siklus figur.

Sementara itu, facelift membutuhkan sekitar 35 ragam cetakan yang diperkirakan diperlukan dalam kurun dua tahun sekali. Kemenperin mencatat sepanjang 2018, ekspor mold dari Indonesia menempuh US$32,8 juta. Pada jangka waktu yang sama, ekspor dies dari Indonesia menempuh US$52,3 juta, meskipun ekspor jig dan fixture meraba US$7,9 juta. “Pembuatan tools ialah komponen dari product engineering yang membutuhkan tingkat pengetahuan, keahlian dan keterampilan yang tinggi dalam suatu industri manufaktur. Kecakapan hal yang demikian akan meningkatkan tahapan value of chain dari sebuah pengerjaan produksi dari aspek teknologi,” kata Harjanto.

Harjanto mengatakan pemerintah memprioritaskan pengembangan industri pembuatan tools sebagaimana tertuang dalam Agenda Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035. itu malahan dijabarkan dalam Kebijakan Industri Nasional 2020-2024.

 

Baca juga : Peralatan bengkel mobil