Wow, Sekolah Asrama akan Dioptimalkan di Papua

Salah satu sekolah di Kabupaten Asmat, Papua.International School Jakarta – Berdasarkan Bambang, sekolah berpola asrama ialah salah satu upaya untuk bisa meningkatkan angka partisipasi sekolah.

Situasi geografis yang relatif susah di Papua menyebabkan banyak siswa sekolah

Yang wajib mencapai perjalanan jauh untuk sekolah. Kecuali itu, lokasi kampung-kampung yang tersebar di berjenis-jenis kawasan mengakibatkan pembangunan pengajaran susah untuk dijalankan.

IASA ialah asosiasi akademisi diaspora Indonesia di Amerika Serikat yang mempunyai perhatian dan dedikasi untuk ikut serta membangun Papua dan Papua Barat layak dengan bidang yang digeluti oleh masing-masing member. Bambang menyambut positif kontribusi IASA dalam membangun Papua. Berdasarkan Bambang, sejumlah tantangan hal yang demikian selama ini membikin hasil pengajaran di provinsi paling timur Indonesia belum maksimal.

“Itu tak kita inginkan. Kita mau 20 persen anggaran pengajaran yang menjadi janji pemerintah dalam APBN dapat memberikan output maksimal,” ujar Bambang.

Bambang mengaku, konsep hal yang demikian telah dikerjakan oleh Kemendikbud. Akan tapi, IASA akan memberikan tambahan dengan menunjang sekolah berasrama memberi pengajaran yang menyeluruh secara khusus di luar jam sekolah. Dia mengaku, ke depannya akan diberi pengajaran karakter dan keterampilan layak kearifan lokal seperti pertanian dan peternakan. Tidak cuma itu, dalam rangka menyongsong era komputerisasi, para murid juga akan diberi pengajaran mendalam berhubungan teknologi info.

Chairman IASA Edward Wanandi mengatakan, terdapat 82 profesor diaspora Indonesia di AS yang mengucapkan berminat untuk terlibat dalam program hal yang demikian. Dari jumlah itu, 25 profesor mengucapkan siap untuk terlibat aktif dan turut mengerjakan program yang telah direncanakan semenjak Maret 2016.

Program IASA akan diawali pada tahun ajaran 2018/2019. IASA akan berprofesi sama dengan sekolah-sekolah yang ada di kawasan target. “Kita akan berprofesi sama dengan sekolah yang telah ada dan bukan dibangun baru. Jadi, kita mencoba memandang kelemahan dan kekurangan yang ada,” ujar Edward. – International School In Jakarta

Posted In CategoriesPendidikan