Bupati Resmikan Gedung Laboratorium Komputer SMP 1 Kertek

Bupati Resmikan Gedung Laboratorium Komputer SMP 1 Kertek
Bupati Wonosobo Eko Purnomo mensahkan gedung lab (laboratorium) komputer dan ruang kelas baru di SMP 1 Kertek, belum lama ini. Sekolah hal yang demikian dievaluasi yaitu salah satu sekolah tertua di Wonosobo, sehingga perlu menjadi salah satu figur bagi sekolah lain dalam hal prestasi dan pengembangan kesanggupan siswa bagus akademik ataupun non akademik. Karena itu tentu patut disesuaikan dengan peningkatan sarana prasarana penunjangnya.

Baca juga : Lab bahasa

Kepala SMP 1 Kertek, Teguh Imam Prabowo menceritakan, sekolahnya memang menjadi salah satu sekolah tertua di kawasan Kabupaten Wonosobo. Pembantu, sekolah hal yang demikian telah disusun semenjak tanggal 25 Januari 1979. Gedung sekolah sudah disahkan pembangunannya berbarengan dengan SMP Mirit Kebumen dan SMP Banyuurip Purworejo dan SMP 1 Kertek Wonosobo. “Persemian dikala itu ditandatangani Masjchun Sofwan selaku Kawasan Jabatan Gubernur KDH Tingkat 1 Jawa Tengah untuk Menurut Karesidenan Kedu,” jelas ia.

Tapi ia, dalam perkembangannya, bangunan SMP 1 Kertek masih absah hingga kini ini. Hingga seiring dengan perjalanan waktu bangunan tua tahun 1978 ini banyak mengalami kerusakan dimakan umur. “Kalaupun dipertahan kan format absah tentunya membutuhkan tarif perawatan yang luar lazim besar, semenetara kami tak kapabel menyelesaikannya. Jika kini bangunan lama yang masih bertahan antara lain ruang guru dan TU, ruang kelas ada delapan ruang, ruang laboratorium IPA dan ruang laboratorium bahasa atau multimedia,” jelas ia.

Pihaknya mengaku betul-betul berterima kasih, pada kans pengesahan Bupati berkenan hadir dan mensahkan gedung dan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan dua gedung milik sekolah yang disahkan. “Karenanya diperhatikan dari perkembangan prestasi, karenanya sekolah kami sesungguhnya tak keok diperbandingkan dengan sekolah-sekolah yang lain. Secara akademik semenjak tahun pembelajaran 2004/ 2005 hasil Ujian Nasional (UN) SMP 1 Kertek senantiasa berada diperingkat kedua kabupaten sesudah SMP 1 Wonosobo,” beber ia.

Tercatat, baru dua kali sekolahnya tak diperingkat dua yaitu tahun pembelajaran 2014/2015 dan 2017/2018. Secara non akademik capaian prestasi sekolah juga dapat meraih ratusan kejuaran di tingkat kabupaten hingga dengan nasional. Dengan memandang capaian prestasi akademik dan nonakademik sekolah hal yang demikian, nampaknya kurang sebanding dengan situasi sarana dan prasarana yang dimiliki.

“Kenyataannnya tadi kami sampaikan, masih banyak bangunan yang kondisinya rusak parah, jumlah komputer untuk UNBK juga masih kekurangan. Termasuk untuk acara pengesahan gedung ini kami masih mengalami kesusahan untuk pemenuhan keperluan meubelair tiga ruang kelas yang baru, sebab situasi mebeulair kami juga kekurangan. Tuntunan apabila berkenan kami mohon bantuan dari Bupati untuk dapat memecahkan situasi sulit sarana dan prasarana di sekolah kami,” harapnya.

Secara ketenagaan, sekolahnya juga cuma kekurangan guru Hanya Konseling (BK) sementara guru mata pembelajaran dan daya administrasi TU cukup. Pendidikan saja dalam waktu dekat ini sekolah berturut-ikut akan mengalami kekurangan daya guru dan TU dikarenan menjelang umur pensiun, sehingga kedepan mohon untuk dapat dicarikan substitusi guru-guru yang menjelang umur pensiun, supaya kesibukan belajar mendidik konsisten berjalan maksimal.

Artikel lainnya : sewa lighting murah

Sementara itu Bupati Wonosobo Eko Purnomo menceritakan, via Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) pihaknya bakal memberikan bantuan meubelair terhadap sekolah hal yang demikian supaya kesibukan belajar mengejar di ruang kelas yang baru akan menjadi lebih nyaman. “InsyaAllah nanti akan kami anggarkan untuk pengadaan meubelair supaya kedepan kesibukan belajar siswa menjadi lebih nyaman,” tutur ia.