11 Jenis Atap Rumah yang Populer di Indonesia

Atap rumah merupakan bagian utama yang sangat penting pada rumah. Atap rumah ini berfungsi sebagai pelindung rumah yang sudah sewajibnya didesain dengan pas, supaya rumah dapat menahan panas, dingin, hujan dan terpaan angin.

Untuk mendukung fungsi utamanya, tentu Anda perlu memilih bahan yang bermutu. Sehingga atap menjadi tahan lama. Ada beberapa jeniss atap rumah dengan desain terkini dan minalis berdasarkan bahan pembuatnya yaitu:

1. Atap dari Genteng Tanah Liat

Genteng tanah liat dikenal sebagai genteng sejuta umat. Karena atap rumah yang berbahan genteng tanah liat sering kali digunakan oleh banyak orang. Dari yang tinggalnya di pedesaan sampai perkotaan. Keunggulan atap rumah dari genteng tanah liat:

  • harga relatif lebih murah
  • mudah dicari
  • tersedia bermacam-macam bentuk dan model
  • kokoh
  • kuat (saat dipijak),
  • tahan lama
  • pemasangan mudah
  • aman kepada serangan serangga

Adapun kekurangannya yaitu:

mudah berlumut dan berjamur jika tidak dipakai cat pelapis,
pemasangan membutuhkan material kayu dalam jumlah yang banyak sebagai rangka,
tidak terlalu kuat dalam menahan angin sehingga rangka harus kuat
butuh ketelitian dalam pemasangan supaya genteng tidak mudah bocor dan lepas.

Baca Juga: Alderon (prio)

2. Atap dari Genteng Beton

Genteng beton dicetak seperti genteng tanah liat. Tetapi umumnya genteng beton lebih bervariasi mulai dari bentuk sampai warnanya. Umumnya genteng beton ini digunakan pada rumah yang minimalis, karena mengusung gaya modern.

Keunggulan atap dari genteng beton:

  • tingkat mutu tinggi
  • lebih tahan lama/awet
  • tahan kepada cuaca, kebakaran, pelapukan, ataupun serangan serangga
  • lebih estetik
  • sungguh-sungguh kokoh karena terbuat dari beton cord tulangan besi

Kelemahan dari atap genteng beton merupakan:

  • atap genteng beton lebih berat dibandingkan dengan atap genteng tanah liat
  • harga lebih mahal dibanding genteng tanah liat
  • ketahanan yang kurang kuat terhadap angin
  • waktu pemasangan lebih lama

3. Atap dari Beton Cor

Atap beton cor disebut juga sebagai beton bertulang. Beton cor sering kali digunakan pada bangunan bertingkat yang lantainya lebih dari satu. Umumnya bagian atas dari atap beton cor digunakan sebagai tempat bersantai ataupun tempat jemuran.

Keunggulan atap dari beton cor:

  • tahan lama
  • mempunyai bentuk yang kokoh
  • tahan terhadap cuaca
  • bebas dari pelapukan
  • tahan terhadap kebakaran

Adapun kelemahannya yaitu:

  • jika umurnya semakin tua, atap menjadi mudah berlumut, ditumbuhi pakis, dan tumbuhan liar lainnya
  • dibutuhkan pondasi cakar ayam yang sangat kuat mendukung atap beton cor
  • jangan membangun pondasi melajur karena akan menyebabkan pondasi tidak kuat, dan berat beban tidak seimbang, sehingga memicu tembok menjadi retak

Simak Juga: Solartuff (prio)

4. Atap dari Seng

Atap rumah dari seng sering kali digunakan pada kios-kios atau kios pinggir jalan.

Keunggulan atap seng:

  • pemakaian rangka sedikit
  • beratnya cukup ringan
  • harga relatif murah dibanding atap lainnya

Kelemahannya yaitu:

  • pemasangan membutuhkan paku pada rangka
  • mudah berkarat
  • membutuhkan tambahan muatan untuk mencegah bergesernya atap karena angin
  • terlihat seperti rumah yang tidak sehat saat digunakan dalam jangka waktu yang lama
  • menimbukan bunyi yang bising ketika hujan
  • bisa menyimpan panas sehingga temperatur di dalam rumah menjadi panas

5. Atap Asbes

Hampir sama seperti seng, tetapi tidak menyimpan panas.

Keunggulan atap asbes:

  • Harga relatif murah
  • mudah ditemukan
  • pemasangan mudah
  • tahan lama
  • ringan

Kelemahan atap asbes:

  • berisiko kepada kesehatan, sebab serat asbes mengandung karbon yang mudah terkupas, sehingga mengganggu kesehtan pernafasan
  • tidak kokoh
  • mudah pecah
  • butuh kehati-hatian dalam memasang karena mudah pecah

Cek juga: Atap Alderon

6. Atap Canopy

Atap canopy sering kali digunakan untuk bagian selasar rumah, car port dan garasi mobil. Dalam pemasangannya umumnya sering memanggil jasa las.

Keunggulan atap canopy:

  • mempunyai format yang menawan dan bervariasi
  • pemasangan sangat mudah dan cepat
  • daya tahan tinggi dan awet
  • harga relatif murah

Kelemahannya yaitu:

  • pemasangan tanpa ventilasi yang cukup membuat rumah menjadi gelap,
  • pergantian udara dalam ruangan terhambat
  • bising saat hujan.

7. Atap dari Genteng Keramik

Genteng keramik tentu terbuat dari keramik, yang berasal dari tanah liat. Pembuatan genteng keramik hampir sama seperti genteng yang lain, yang membedakan merupakan adanya pelapisan pewarna glatzur pada tahap finishing. Adapun pemasangan genteng kaca pada umumnya terdapat pada balkon rumah mewah.

Keunggulan atap rumah dari genteng keramik:

  • warna tahan lama,
  • pilihan warna bermacam-macam
  • tahan terhadap api
  • minim perawatan
  • ramah lingkungan
  • memakai cara interlock
  • warna genteng menawan dan berkilau
  • kuat

Kelemahan atap genteng keramik:

  • pemasangan harus di kunci dengan mur baut pada rangka yang terbuat dari kayu atau beton
  • harganya mahal
  • pemasangan harus melihat kemiringan minimum 30 derajat, supaya air hujan mengalir lancar dan atap tidak lepas akibat dari angin yang berhembus cepat.

Cek Juga: Pasang Kanopi

8. Atap dari Genteng Kaca

Atap ini terbuat dari bahan kaca. Genteng kaca umumnya difungsikan sebagai ventilasi bangunan. Dengan demikian, cahaya matahari mudah masuk ke dalam rumah atau bangunan.

Kelebihan atap genteng kaca:

  • menjaga dan mencegah dinding dari kelembapan
  • mencegah tumbuhnya jamur

Kelemahan atap genteng kaca:

  • mudah pecah
  • pilihan model genteng terbatas
  • hanya bisa digunakan pada bagian tertentu pada bangunan
  • bila kebanyakan memakai genteng kaca, temperatur dalam rumah akan semakin panas.

9. Atap dari Genteng Metal

Genteng metal terbuat dari logam anti karat atau baja lapis ringan. Logam anti karat tersebut yaitu campuran dari bahan alumunium, besi, tembaga, dan seng. Wujudnya hampir sama seperti lembaran seng. Atap metal umumnya digunakan pada atap sekolah dan bengkel.

Keunggulan genteng metal:

  • lebih ringan dari genteng bermaterial lainnya
  • mempunyai efek memantulkan tanah sehingga rumah terasa teduh
  • anti pecah
  • anti lumut
  • tahan dari percikan api sehingga tidak mudah terbakar
  • anti karat sehingga tahan pada kondisi hujan
  • bebas perawatan
  • fleksibel untuk dipasang di berbagai bidang

Kelemahan genteng metal:

  • harga lumayan mahal
  • pemasangan membutuhkan ketelitian yang tinggi

10. Atap Sirap

Atap sirap terbuat dari bahan kayu berupa lempengan kayu seperti triplek. Umumnya atap sirap digunakan pada gedung-gedung bersejarah, pendopo, gazebo, rumah joglo, dan digunakan pada bangunan sederhana yang berada di tempat sejuk.

Keunggulan atap sirap:

  • bentuknya unik
  • tidak menyimpan panas sehingga bangunan menjadi teduh

Kelemahan atap sirap:

  • harga mahal
  • sulit didapat
  • pemasangan lumayan sulit dan membutuhkan waktu yang lama
  • membutuhkan perawatan teratur
  • tidak tahan lama sehingga perlu bongkar pasang atap sirang yang baru

Baca Juga: Atap Polycarbonate

11. Atap dari Genteng Aspal

Terbuat dari campuran aspal dan bahan kimia. Atap ini umumnya digunakan pada bangunan yang rawan musibah sehingga butuh genteng yang kuat dan tahan kepada berbagai ancaman.

Kelebihan atap genteng aspal:

  • tahan pada percikan api sehingga tidak mudah terbakar
  • lebih ringan dibanding atap berbahan metal dan keramik
  • tahan kepada jamur karena genteng aspal mempunyai pelapis anti jamur
  • bersifat anti pudar sehingga sangat awet untuk bangunan rumah
  • tahan dari terpaan angin yang kuat sehingga akan tetap kokoh melindungi bagian rumah
  • mempunyai warna yang bermacam-macam

Sedangkan kelemahannya yaitu:

  • mahal
  • butuh rangka yang cukup kuat
  • mempunyai berat yang lebih besar dibandingkan jenis atap lainnya

Itulah tadi 11 jenis atap rumah yang populer di Indonesia. Dari jenis-jenis atap rumah tersebut, sesuaikan pilihan Anda dengan budget, konsep bangunan, dan cuaca di lokasi rumah Anda. Sehingga hunian Anda dapat terlihat minimalis, teduh, dan nyaman untuk dihuni bersama keluarga.

Kunjungi Juga: Harga Alderon

Posted In CategoriesLifestyle