Kenali Penyebab Problem Pada Mesin RO

Water Treatment – yaitu alat  yang ketika ini banyak dipakai pada rumah, perkantoran, dan sebagian industri. Kesanggupannya yang dalam mengerjakan saringan air dianggap menjadi solusi dalam berbagia problem kebersihan aor yang kerap kali terjadi. Mulai dari perubahan warna air hingga air hingga air kontaminasi zat pada air. Melainkan dalam penggunaanya, ro membrane  tidak senantiasa beroperasi pantas dengan yang diinginkan.

Sebagian keadaan sulit atau troubleshooting tidak jarang menghampiri. Sebagian keluhan troubleshooting yang serng ditemukan, disebabkan oleh pelbagai alasan yang sifatnya teknikal.

Berikut sebagian teladan troubleshooting yang perlu Anda kenal penyebabnya sebagai berikut :

1. pH Air yang Secara Mendadak Turun Dibawah Standart 

Progres pemfilteran yang terjadi pada reverse osmosis akan menyingkirkan berjenis-jenis minel dn zat organic yang ada dalam kandungan air sehinga air bisa benar-benar murni dan bersih dengan kandungan mineral minimal. Progres hal yang demikian meenyebabkan pH air yang menurun sampai dibawah 6.
Kalau terjadi situasi hal yang demikian, sistem untuk mensiasatinya ialah dengan menaikan pH air yang masuk atau dengan sistem lain ialah memanfaatkan membrane pH Adjuster.

2. Kontaminan lebih besar dari pada Permeate

Problem seperti ini lazimnya terjadi pada RO yang telah berjalan lebih dari setahun. Keadaan seperti ini disebabkan oleh sejumlah kontaminan masuk menutupi membrane sehingga membikin kontaminan atau kotoran memblock komponen membrane.

Kalau membrane mengalamai hal hal yang demikian, karenanya yang patut Anda lakukan ialah mengerjakan pengantian membrane, karena padahal Anda  mengerjakan cleaning, konsisten saja daya kerja yang diciptakan akan mengecewakan.

3. Membrane RO Pesat Buntu

Keadaan seperti ini lazimnya disebabkan oleh situasi bahan baku yang melebihi kapasitas sehingga mengakibatkan buntunya membrane itu sendiri. Sebab, kian berat bahan baku, karenanya kian berat pula kerja dari membrane hal yang demikian.

Untuk keadaan sulit seperti ini, karenanya solusi  yang bisa Anda ambil ialah dengan melihat bagaimana mutu air yang diterapkan, tetapi sekiranya mutu air yang Anda pakai cukup rendah, sebaiknya lakukan pemfilteran  yang lebih banyak sebelum masuk ke RO.

4. Tingkat Conductivity Permeate yang Lebih Tinggi dari Umumnya

Kalau pada ketika  pengerjaan RO berjalan , tetapi hasil yang dikeluarkan jauh diatas 5% dari tingkat konduktivitas karenanya, kemungkinan ada loss rejection pada unit membrane. Karena seperti itu, lazimnya diakibatkan oleh adanya kebocoran pada RO membrane.

Sebab tingkat konduktivitas atau TDS tak bisa di regenerasi, karenanya solusi yang pas untuk keadaan sulit seperti ini merupakan dengan mengerjakan pergantian membrane serta pemasangan membrane yang kuat.

5. Jumlah Bila Turun Di Bawah Standart

Kalau Anda mengalami situasi seperti ini pada RO membrane Anda, karenanya yang patut Anda lakukan ialah dengan melakuka cleaning dengan memakai cairan basa atau basa guna supaya kotoran yang melekat pada membrane terlepas sehingga membrane bisa menterap lebih maksimal.

Melainkan perlu untuk diingat bahwa pengerjaan cleaning tak boleh terkalu kerap kali dikerjakan dikarenakan  bisa menyebabkan membrane menjadi gampang terkupas.

Nah itulah sebagian keadaan sulit atau trouble shooting yang kerap kali diterjadi pada RO membrane. Untuk menghindari hal hal yang demikian terjadi pada RO membrane Anda, pastikan Anda memakai RO membrane dengan mutu terbaik. Silahkan kunjungi www.hydromart.co.id untuk isu berikutnya .

 

 

Posted In CategoriesKesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*