Intip Kegiatan Kantor Bupati Tanahlaut saat Memperingati Hari Pahlawan

Eisa Dita Larasati mewakili dua sahabatnya, M Ananta Dimas AP san Angga Tri Maga, mengaku lega dan berbangga berakhir menjalani tugas mengibarkan bendera merah putih.

Lega sebab bendera merah putih sukses berkibar bendera di ujung tiang bendera setinggi 13 meter di halaman Kantor Bupati Tanahlaut.

Bangganya, mereka terlibat dalam menyukseskan upacara peringatan hari Pahlawan di Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (10/11/2018) lalu.

Baca Juga: sewa organ tunggal

“Aku lega kini. Sebelumnya perasaan ini tak karuan,” kata Eisa Dita Larasati mengaku pelajar SMAN 1 Pelaihari ini.
Kabar dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, keberhasilan Eisa Dita Larasati bersama dua rekannya mengibarkan bendera sebab sebelumnya melaksanakan latihan.

Dua hari melaksanakan pengibaran bendera latihan di halaman Kantor Bupati Tanahlaut sebab ukuran tinggi tiang bendera berbeda dengan tiang bendera di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari.

Selama latihan itu, mereka juga dipadukan dengan musik yang mengiringi pengibaran bendera dari korsik Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut.

Peringatan hari Pahlawan, berhasil dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dengan inspektur upacara, Bupati Tanahlaut Sukamta.

Berakhir upacara, peserta melanjutkan upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Bumi Tuntungpandang di Jalan Nasional, Kelurahan Pabahanan, Kabupaten Tanahlaut.

Selaku inspektur upacara dalam upacara tabur bunga itu, Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan.

Sementara itu, peringatan hari Pahlawan dilakukan keluarga besar Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Tanahlaut dengan berpakaian layak pekerjaan dan melakukan karnaval berkeliling Komplek Gagas Permai.

Siswa dan siswa MTs Negeri Tanahlaut tidak cuma mengenakan baju bermacam pekerjaan. Namun juga cakap menerangkan tugas dan tanggungjawab layak baju pekerjaan yang dikenakannya.

Warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Pelaihari juga melakukan upacara bendera memperingati hari Pahlawan.

Humas Rutan Klas IIB Pelaihari, Herman Dewa Bhagaskarra menerangkan upacara berlangsung di lapangan olahraga Rutan Pelaihari.

Berakhir upacara dilakukan panggung seni berdendang bersama dengan petugas Rutan Pelaihari bersama warga binaan diiringi musik organ tunggal.

 

Baca Juga: sewa sound system jakarta

Ini Daftar Harga Sewa Semua Venue di Gelora Bung Karno

sewa sound system murah

 

Sesudah menggelar acara pernikahan di Jepang, Maia Estianty dan Irwan Mussry diinfokan akan mengadakan resepsi pernikahannya kembali di wilayah Gelora Bung Karno, atau lebih familiar dengan SUGBK.

Gelora Bung Karno Sports Complex berlokasi di tempat utama Senayan, Jakarta Sentra.

Gelora Bung Karno Sports Complex yakni wilayah olahraga multiguna yang modern, terintegrasi, dan enviromental-friendly yang mempunyai zona seluas 279,1 hektar.

Memang info itu masih belum dikeluarkan secara sah oleh pihak Maia Estianty.

Melainkan, info itu mulai mencuat sesudah pertemuan Maia Estianty dengan sahabat-sahabat dekatnya yang tergabung dalam Geng Tempe.

Menurut info yang ditutrkan oleh salah satu tayangan infotainment di RCTI, Titi Rajo Bintang menyatakan apabila Maia sekarang tengah dalam pelaksanaan perencanaan acara resepsi.

Melainkan konsep secara pasti acara resepsi hal yang demikian belum terekspose.

Apabila memang benar pemilihan venue resepsi pernikahan di SUGBK, tentunya acara ini nanti akan berjalan betul-betul mewah.

Pasalnya, komplek SUGBK ialah venue yang betul-betul mumpuni dan mempunyai taraf internasional.

Untuk harga sewa yang dibanderol oleh pihak SUGBK tentunya tidak main-main tingkat kemahalannya, tentunya layak dengan fasilitas bintang lima yang sudah disediakan.

Itu juga dengan fasilitas prima yang disediakan oleh pihak SUGBK malahan sangatlah memadai dan bermutu, mengingat telah banyat event internasional yang diselenggarakan di sini.

Diinfokan dari website sah Gelora Bung Karno, pengorderan venue GBK dapat dikerjakan seketika secara online.

Biaya sewa GBK malahan bervariasi, dihitung per jam, mulai dari ratusan ribu rupiah, sampai ratusan juta rupiah.
Komposisi penerapan areal untuk Zona Olahraga pada GBK yakni 147,43 Ha (52,83%), Luas Pemerintahan 65,60 Ha (23,5%), dan Zona Komersial 66,05 Ha (23,67%).

Ini yakni rumit olahraga tertua dan terbesar di Jakarta dan Indonesia, dan juga salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

Dikala ini, Gelora Bung Karno Sports Complex mengerjakan Gelora Bung Karno Main Stadium, Aquatic Stadium, Istora Gelora Bung Karno, Tennis Indoor Stadium, Tennis Outdoor (Stadion Center Court), Stadion Madya, Lapangan Pelatihan Sepakbola ABC, Lapangan Panahan, Stadion Basket, Lapangan Hoki , Lapangan Baseball Softball, Balai Sidang Multifungsi.

Dari sekian fasilitas yang disediakan oleh komplek Gelora Bung Karno, ada tiga kemungkinan fasilitas yang dapat diciptakan venue untuk acara resepsi pernikahan.

Ketiga fasilitas venue itu antara lain Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Istora Senayan, dan Stadion Aquatic.

Lalu berapa harga sewa venue hal yang demikian?

 

SUGBK

Fasilitas dapat diciptakan venue acara resepsi yang betul-betul megah mengingat luasnya stadion ini.

Diinfokan dari website sah GBK, gbk.id, Stadion Utama Gelora Bung Karno sekarang dilengkapi dengan teknologi cerdas, seperti Wi-Fi berkecepatan tinggi (stadion indoor dan outdoor), teknologi pengenalan wajah, pintu putar komplit dengan kontrol jalan masuk, dukungan mutu 7K CCTV terbaik, tiga lapisan keamanan ring, otomatis pintu keluar darurat, sewa sound system sampai 80k watt PMPO, dua lantai royal box dengan kaca bulletproff, dan otomatis dikontrol oleh Building Automation System (BAS).

Stadion ini juga dilengkapi dengan jalur atletik bermutu kelas pertama Rekortan M99, yang disertifikasi oleh IAAF (Federasi Asosiasi Atletik Internasional).

Stadion Utama Gelora Bung Karno juga diketahui dengan stadion hijau dan ramah difabel, dilengkapi dengan cara drainase lapangan tingkat lanjut dan kapasitas panel surya 420 KWP, dan menyediakan ratusan tempat duduk yang bisa difabel dan jalan masuk yang ramah untuk difabel. Lahan rumput dilengkapi dengan rumput natural bermutu terbaik ragam Zoysia Matrella, rumput natural berstandar internasional untuk stadion terbaik.

Kapasitas Stadion Utama Gelora Bung Karno kini yakni ± 78.000 tempat duduk, satu tempat duduk ragam flip up.

Cara tempat duduk tunggal dipilih untuk menyesuaikan dengan tempat duduk standar keselamatan FIFA, yang mewajibkan bahwa wajib mungkin untuk mengevakuasi stadion dalam waktu 15 menit dalam kondisi darurat.

Biaya sewa: Rp 200.000.000 – Rp 650.000.000 per 12 jam per hari. Untuk persiapan pemuatan dan tingkat pembongkaran: 30% x biaya sewa.

 

Istora Senayan

Istora Gelora Bung Karno (sebelumnya Istora Senayan), yakni gimnasium indoor atau ajang ajang olahraga dalam ruangan untuk bermacam-macam acara olahraga dan kesibukan masyarakat lainnya.

Istora Gelora Bung Karno layak dengan standar internasional, dengan ukuran ajang 25 x 50 m.
Auditorium serba guna ini dilengkapi dengan cara bunyi dan fasilitas penyokong lainnya.

Bisa dipakai untuk kesibukan keluarga, kesibukan pemerintah, pertemuan perusahaan, pertemuan bisnis, pernikahan, pameran, dan acara lainnya.

Banyak dipakai sebagai bulutangkis, bola voli, atau lapangan basket. Kapasitas ajang yakni ± 7.200 tempat duduk (VIP 412 tempat duduk, tribun 6.698 tempat duduk).

Biaya sewa: Rp 150.000.000 – Rp 300.000.000 per 12 jam per hari. Untuk persiapan pemuatan dan tingkat pembongkaran: 50% x biaya sewa.

 

Stadion Aquatic

Stadion Aquatic Gelora Bung Karno yakni kolam renang berstandar internasional terbesar di Asia Tenggara.
Sesudah renovasi untuk Asian Games 2018 tahun 2018, Aquatic Stadium terdiri dari 4 (empat) kolam renang berstandar internasional, kolam utama dengan ukuran 50 mx 25 mx 3 m dengan 8 jalanan, kolam polo air dengan kedalaman 3 m, penyelaman menawan kolam renang dengan ukuran 21 mx 25 mx 5 m dan pemanasan kolam renangdi lantai dasar dengan ukuran 20 mx 50 m 1,4 m sampai 2 m.

 

Stadion Aquatic Gelora Bung Karno telah dilengkapi dengan fasilitas penyokong publik seperti kamar mandi, mesjid, sewa sound system murah, ruang VIP, ruang ganti pemain, ruang kantor, ruang medis, zona parkir, dan tribun dengan kapasitas ± 8.000 daerah duduk.

Aquatic Stadium bisa dipakai untuk turnamen (turnamen nasional dan internasional) atau untuk latihan atau latihan rutin harian.

Biaya sewa: Rp 7.500.000 – Rp 50.000.000 per 12 jam per hari. Untuk persiapan pemuatan dan tingkat pembongkaran: 50% x biaya sewa.

Posted In CategoriesNews

Daya Kependidikan Sepatutnya Diapresiasi

kependidikan

Sekolah International Jakarta – Pengajaran berkwalitas adalah keniscayaan bagi terciptanya buah hati bangsa yang cerdas dan berkarakter, yang menjadi tumpuan kemajuan Indonesia di masa depan.

Kwalitas pengajaran tak bisa terlepas dari fungsi dan peran para pengajar dan kekuatan kependidikan. Merekalah ujung tombak sektor pengajaran di Tanah Air. Oleh karena itu, wajar kalau Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan (Kemendikbud) via Direktorat Jenderal Guru dan Daya Kependidikan (Ditjen GTK) memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap para Guru dan Daya Kependidikan ( GTK). Lebih-lebih, bagi mereka yang berprestasi dan dievaluasi sesuai menerima penghargaan.

Salah satu format penghargaan yang dikasih terhadap para GTK ialah via pemilihan guru dan kekuatan kependidikan berprestasi dan berdedikasi tingkat Nasional yang dijalankan tiap-tiap tahun. Untuk 2018 penghargaan bagi guru berprestasi dan berdedikasi akan dikasih terhadap guru mulai dari tahapan pengajaran buah hati umur dini hingga tahapan pengajaran menengah. Sedangakan untuk kekuatan kependidikan berpreatsi dan berdedikasi akan dikasih terhadap kepala sekolah, kekuatan lab, pengawas sekolah petugas perpustakaan dan kekuatan administrasi sekolah di seluruh tahapan.

Pemilihan Guru dan Daya Kependidikan Berprestasi dan berdedikasi adalah bukti kepedulian Kemendikbud pada mereka yang menampilkan daya kerja lebih dalam bidangnya masing-masing. Sebelum hingga pada pemilihan tingkat nasional , peserta yang sudah memenuhi persyaratan akademik dan administratif lebih dahulu seharusnya lewat sebagian level. Tingkatan pemilihan dijalankan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan berujung pada tingkat nasional.

Lewat aktivitas ini diinginkan bisa menyemangati dan meningkatkan profesionalisme guru dan kekuatan kependidikan sampai berujung pada peningkatan kwalitas pengajaran nasional.

Malahan dengan penghargaan kepada guru dan kekuatan kependidikan, sebagai bukti pemerintah amat peduli kepada jerih payah mereka yang sudah menampilkan daya kerja yang lebih dari pada yang lain.

Pemerintah amat menginginkan masyarakat juga bisa memberikan apresiasi bagi guru dan kekuatan kependidikan yang mempunyai prestasi dan dedikasi yang bagus mengingat pengajaran adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, pemerintah tempat dan masyarakat. Meski aktivitas ini telah adalah rencana tahunan Kemendikbud, partisipasi seluruh pihak perlu ditingkatkan terlebih dari masyarakat luas.

Berdasarkan tata tertib UU No 14/2005, penghargaan terhadap guru berprestasi ditetapkan atas dasar macam dan tahapan tertentu. Pertama, penghargaan bisa dikasih oleh pemerintah, pemerintah tempat, masyarakat, organisasi pekerjaan, dan/atau satuan pengajaran. Kedua, penghargaan bisa dikasih pada tingkat satuan pengajaran kabupaten/kota, provinsi, dan/atau tingkat nasional.

Kriteria pengevaluasian akan dijalankan secara komprehensif mulai dari kompetensi yang dimiliki, daya kerja, dan wawasan kependidikan. Pengevaluasian daya kerja bisa diperhatikan dari laporan hasil pengevaluasian daya kerja guru semenjak dua tahun sebelumnya.

Adapun pengevaluasian kepada aspek kompetensi dijalankan via percobaan tulis, amati, dan wawancara menyangkut empat kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh guru. Keempatnya ialah kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesionaldi sekolah internasional di Jakarta.

 

 

Posted In CategoriesNews

Ini yang Seharusnya Dijalankan Pengembang di Pasar Properti

pasar properti

Banyak keluarga muda yang baru menikah tinggal di rumah mertua. Hal ini wajar-wajar saja. Tapi, ada bagusnya mereka mempunyai rumah sendiri secepat mungkin.

Alasan terbesar tinggal di rumah mertua tentu saja ialah permasalahan keuangan. Maklum, harga rumah dikala ini cukup tinggi sehingga butuh tabungan yang tidak kecil untuk mempunyai rumah sendiri. Tidak pelak, berharap tak berharap mereka sepatutnya berdaya upaya otak untuk beli rumah dengan dana terbatas.

Sedangkan, dikala ini ada cukup banyak pengembang yang tidak sungkan memberikan program yang sayang untuk dilewatkan dan bisa mencari yang menjual apartemen jakarta barat.

Untuk unit paling murah di Collins Boulevard, besaran angsurannya sekitar Rp7 juta per bulan. Sesudah akad Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), besaran angsuran yang dibayarkan tiap bulan selama 20 tahun sekitar Rp3 juta.

Program #Patungan DP ini berlangsung dari Juli sampai Oktober akan datang, dan yang perlu diingat ialah unit yang ditawarkan terbatas.

Founder Triniti Land, Bong Chandra mengatakan, proyek ini terdiri dari tiga tower apartemen dengan jumlah menempuh 2.400 unit, satu menara perkantoran, hotel bintang empat dan lifestyle plaza. Harga apartemennya sendiri mulai Rp400 juta hingga Rp1,4 miliar.

“Proyek ini sebagai wujud janji pengembang sekalian memenuhi keperluan masyarakat di kawasan Serpong yang terus tumbuh. Ketika ini perpindahan masyarakat lebih-lebih kaum milenial menuju kota satelit cukup tinggi, sebab mempunyai kekuatan tarik dari sisi fasilitas,” katanya.

Apartemen ini menyasar segmen end user, yang yaitu keluarga muda dan milenial. Berdasarkan Bong, kelas pasar ini ialah pasar terbesar dan potensial, tetapi mereka kesusahan mengumpulkan uang muka dalam waktu singkat.

“Dikala keluarga muda dan milenial ini tengah menabung DP, kendala yang dihadapi ialah harga huniannya keburu naik di dikala uang telah terkumpul. Atau unitnya telah habis. Jadi kami mencoba untuk solve the permasalahan dengan program yang kita tawarkan,” jelasnya.

Vice Marketing Director Paramount Land, Muhammad Nawawi mengatakan, Block Party rupanya berhasil menyedot pembeli kepada produk properti yang dijual.

“Sebelumnya yang mendapatkan reaksi konsumen luar umum ialah dikala peluncuran dan penjualan Latigo Village. Kami pikir ini taktik yang bagus, sebab betul-betul terasa pergeserannya. Bila dahulu kami agresif beriklan di koran, Kaca, atau billboard, TV sistem sistem sederhana malahan ada konsisten,” ujarnya.

Mengenai hasil, alhasil Rumah.com Nawawi terhadap, “Meskipun tak sekali datang tidak closing, langsung namun calon konsumen butuh hadir ke dua kali acara sampai hingga alhasil untuk beli.”

 

 

 

Pria Ini Ciptakan Alat Roasting Kopi yang Terinspirasi dari Molen Beton

Wewangian itu menguar seperti itu pekat di udara. Obrolan dengan Suhartono, Kepala Dusun Nating juga terasa lebih hangat dengan segelas kopi. Padahal arabika khas Nating itu cuma diseduh lazim, melainkan dua atau tiga gelas dapat habis sekali teguk.

Hujan di luar juga terasa sia-sia jikalau dilewatkan tanpa menghidu wangi-wangian kopi. Sebagian potongan dialog film populer asal Makassar, “Kopi boleh pahit, hidupmu jangan!” Kenyataannya, sajian kopi di rumah-rumah warga Dusun Nating tidak pernah terasa pahit.

Baca Juga: Keunggulan pakai mesin diesel

Tak besar masyarakat juga masih menyeduh dengan sistem tradisional. Kalau ada alat-alat profesional ala barista atau resto modern. Kopi bubuk plus gula yang diseduh air panas dianggap telah dapat membikin kerongkongan hangat.

Ketinggian dusun Nating dan Katabi yang berada di atas 1600 mdpl memang tidak pernah lepas dari hawa menikam. Suhunya dapat menempuh kisaran 15 derajat celcius.

Sampai musim hujan tiba, masyarakat takkan pernah dapat lepas dari sweater dan selimut. Orang-orang juga lazimnya takkan nekat keluar rumah tanpa membungkus diri dengan sarung.

“Sebagian-hingga timbul cerita (anekdot), bila di pasar (Kecamatan Bungin) telah ada orang yang datang gunakan sweater tebal, artinya itu orang Nating,” tutur lelaki yang baru menjabat kepala dusun sebagian bulan ini.

Suhartono mengakui, komoditas utama di pelosok Kabupaten Enrekang itu yaitu kopi arabika. Ketinggian Nating dirasa amat tepat untuk menumbuhkan tanaman yang sudah berumur zaman penjajahan itu. Sisanya, mereka menyelingi kesibukan bertani dengan beternak sapi.

Penduduk dusun Nating dan Katabi pernah hidup dengan sistem ladang bermigrasi-pindah dan semi nomaden. Tak besar kebun yang dikelola untuk bercocok tanam ada di tempat Pujappong. Dusun itu sekarang sudah ditinggalkan masyarakat lantaran telah menemukan daerah yang lebih strategis dan dapat dijangkau dari ibukota kecamatan.

“Namun orang tua kita hidup disana sambil tanam kopinya. Sampai sesudah pemerintah menawarkan lokasi dan lahan yang lebih pantas, makanya kami (warga Katabi dan Nating) pindah disini. Sebagian kini, di Pujappong masih ada gubuk-gubuk yang pernah jadi daerah tinggal warga,” kisah Tono, sapaannya.

Saban tahun, mereka wajib berkompetisi dengan penduduk desa lain yang juga bercocok tanam kopi arabika. Padahal dusun Nating masih menaruh sebagian batang tanaman arabika purba atau Arabica Typica, melainkan masyarakat lebih banyak menumbuhkan bibit kopi dari Jember. Ia itu dianggap lebih kencang berbuah dan harganya tidak seperti itu mencekik kehidupan petani.

Kendati demikian, salah satu petani Hasmin, terbukti konsisten berusaha menghidupkan kembali arabika terbaik asal Kabupaten Enrekang itu. Dia berusaha menjajal pemurnian arabika dengan mengerjakan cara sambung pucuk.

Apalagi, dia juga telah lama didapuk pemerintah kabupaten (pemkab) Enrekang sebagai penjaga lahan pemurnian arabika Desa Sawitto. Statusnya sebagai petani dari dusun terpencil juga tidak membikin Hasmin stop belajar. Dia justru lebih giat mencari tahu semua hal perihal kopi pasca panen.

Demi menerima info, dia hingga rela membikin gubuk baru di dekat pintu masuk dusun Nating. Gubuk simpel itu dihuni istri dan buah hati-buah hatinya sekalian, semenjak enam bulan silam. “Namun di dalam kampung, tak ada sinyal telepon sama sekali. Ia bila disini lazimnya ada satu atau dua garis, walaupun muncul karam. Paling tak, masih dapat digunakan untuk sms atau terima telepon,” jelas Hasmin.

Petani kopi asal Nating, lanjutnya, keok berkompetisi sebab kekurangan info.   Upayanya itu membuahkan hasil. Dia telah tak jarang berkaitan dengan petani ataupun organisator kopi asal Bumi Massenrempulu. Dari mereka, Hasmin belajar perihal pengolahan kopi pasca panen. Mulai dari pengerjaan roasting (sangrai kopi) yang bagus, sampai pengemasan yang ciamik untuk pemasaran.

Sebagian, dia telah mengendalikan lisensi legal untuk bisnis pengadaan kopi bubuknya. Tak besar petani di dusun Nating malah tidak jarang minta bantuannya untuk urusan pemasaran kopi Kalosi khas Nating.

Hanya lelaki beranak sembilan itu juga terefleksi pada alat roasting yang dibuatnya sendiri. Hasmin mengaku, tidak pernah memperhatikan lantas alat-alat roasting modern.

Tak saja, adat istiadatnya untuk menggoreng kopi memaksa dia berprofesi lebih efisien. Kalau pelak, dia membayangkan dapat mempunyai alat roasting yang mempermudah pengolahan kopi pasca-panen.

“Tak hanya membayangkan desainnya di kepala. Namun ada gambar. Ia hingga sebulan. Ia untuk pengerjaan pembuatannya, hanya butuh seminggu,” paparnya sambil memeragakan putaran roasting.  Dia mengaku, terinspirasi dari alat aduk semen atau  molen beton . Bahan atau material untuk modifikasinya juga dikumpulkan sedikit demi sedikit.

Dia menceritakan, ada tarif sekira Rp5 juta yang dihabiskan untuk membikin mesin hal yang demikian. Dia hingga wajib membeli sendiri alat las untuk menyambungkan pelat-pelat atau batang besinya.

Supaya, biji kopi green bean dengan berat optimal 5 kilogram dapat muat untuk disangrai memakai alat simpel itu.  Sayangnya, alatnya itu masih wajib memanfaatkan bahan bakar dari kayu yang dilesakkan pada lubang tungku kecil di bawah miniatur “molen” itu. “Tak masih berkeinginan beri tambahan ini alat.

Bagaimana dapat dikendalikan panasnya dari sini, tak perlu lagi ditiup,” imbuhnya menunjuk-nunjuk komponen belakang roaster karyanya.

Kejeniusan mesin sangrai Hasmin menandakan motivasi pantang menyerah yang dimiliki petani-petani perbatasan Enrekang – Luwu itu. Hidup tanpa jaringan telepon dan listrik yang memadai tidak jadi halangan untuk terus berinovasi.

Kelak, saat beton-beton halus telah menutupi jalan menuju dusun Nating dan Katabi, mereka berpeluang meningkatkan pemasaran kopinya.

Posted In CategoriesNews

Paskhas Memodifikasi Mesin Pemotong Rumput Agar Bekerja Lebih Optimal

mesin potong rumput

 

Dinamika tugas satuan yang silih berganti mengasah satuan untuk berdaya upaya kreatif dalam menuntaskan keterbatasan sarana yang dimiliki.

Terinspirasi pemikiran yang sungguh-sungguh simpel “Bagaimana menghasilkan sebuah kebersihan dan estetika satuan tanpa melibatkan banyak peran manusia dengan cara kerja pembiayaan yang minimal”.

Bermodalkan kesanggupan teknik yang sungguh-sungguh terbatas dilandasi motivasi yang tinggi tak menyurutkan motivasi Sarotama untuk terus mengasah daya kerja satuan dalam menempuh efektifitas kerja yang tinggi.

Dalam waktu satu bulan dan via cara kerja uji coba yang terus menerus alhasil sanggup memaksimalkan sebuah mesin potong rumput sebagai jawaban atas situasi sulit yang dihadapi satuan.

Keadaan satuan yang mempunyai zona terbuka dan cukup luas patut menerima perhatian khusus dalam menghasilkan sebuah satuan yang bersih dan rapi serta memerlukan waktu ± 3 hari dan kekuatan yang banyak tiap minggunya, melainkan dengan terciptanya mesin pemotong rumput ala Sarotama, dalam waktu satu hari sanggup menghasilkan satuan yang bersih dan rapi dalam seminggunya.

Keadaan hal yang demikian berpengaruh pula pada pembinaan satuan, personel bisa focus dalam menjalan kan pembinaan latihan dikarenakan keperluan operator cuma 1 orang, penghematan BBM malahan bisa ditekan sampai 75%, dengan mengoperasionalkan 6 mesin pemotong rumput dalam sekali fase menyedot BBM sampai 20 liter pun kadang-kadang lebih.

Namun melainkan dengan menerapkan kelengkapan yang baru cuma memerlukan 4 liter saja dan umur mesin pemotong rumput yang dimiliki satuan di perkirakanakan kian lama sebab cuma memerlukan 2 mesin pemotong yang sebelumnya 6 mesin patut beroperasional optimal selama seminggu berturut-ikut serta.

Modifikasi yang dijalankan cukup simpel dan bisa dirakitsen diriantara lain daerah dudukan mesin dan rangkaian penarik.

Dengan memperpanjang pisau potong menciptakan zona pemotongan kian luas yang kesemuanya cuma memerlukan tarif berkisar Rp 450.000,- sehingga langkah ini mungkin akan sungguh-sungguh menolong satuan jajaran Korpaskhas yang mempunyai zona satuan cukup luas dalam menghasilkan kebersihan dan kerapian satuan.

Sehingga personel satuan bisa mengerjakan pembinaan latihan dengan optimal dan akan menambah tingkat kesiapan operasi prajurit Paskhas.

 

Namun itu hanya modifikasi dari mesin potong rumput yang sudah ada, jika Anda ingin membeli mesin pemotong rumput yang masih original dengan kualitas terbaik dan dengan harga termurah. Anda dapat cek di https://www.teknikmart.com/

Kompresor Angin Ciptaan Anak Bangsa, Shark Direct Drive

kompresor angin

 

PT Sharprindo Dinamika Prima menyajikan  kompresor angin terkini yang dinamakan Shark Air Compressor Direct Drive EZ-1045. Kompresor udara buatan dalam negeri ini diklaim berbeda dengan yang ada di pasar nasional.

“Pantas namanya, Shark Air Compressor Direct Drive EZ-1045 ini teladan direct, mesin segera terhubung dengan kompresor, dan ini yang pertama di Indonesia,” jelas Frederick Ramadhani, Marketing Manager PT Sharprindo Dinamika Prima dalam keterangan resminya.

Sementara itu Tukijan, Teknisi Shark, mengatakan selama ini teladan direct bukan gunakan mesin, namun dynamo yang terhubung ke listrik. Maka Shark Air Compressor Direct Drive yang mengaplikasikan mesin bensin layak untuk industri kecil seperti bengkel, apabila listrik padam mesin konsisten dapat beraktifitas.

“Ditambah lagi sebab kompresor ini cuma mempunyai satu piston, jadi pengerjaan pengisian angin menjadi lebih kencang,” tambah pria asal Kebumen hal yang demikian.

Cuma butuh waktu 3 menit 29 detik untuk menjalankan pengisian ulang angin tabung berkapasitas 45 liter dari keadaan kosong. Situasi standar penuh bisa diperhatikan dari indikator tekanan yang menonjolkan angka 100 psi.

Dengan tabung terisi penuh cukup untuk mengisi angin pada dua ban kendaraan beroda empat dengan keadaan tanpa angin.

Sebagai info, Shark Air Compressor Direct Drive EZ-1045 dibanderol Rp2,6 juta dengan garansi servis selama satu tahun.

“Kami juga melayani penjualan dan pembetulan dari Sabang hingga Merauke via 30 cabang kami yang ada di segala Indonesia.” tutup Frederick.

 

 

Baca Juga: kompresor swan

Becak Unik di Jogja Ini Sukses Tarik Perhatian Masyarakat

becak dinamo listrik

 

Belia atau akronim dari Becak Listrik Android terpadu dengan web milik Dinas Perhubungan Tempat Istimewa Yogyakarta untuk melengkapi destinasi tamasya.

Becak yang satu ini diklaim ramah lingkungan dan mempunyai teknologi hibrida.

Hadir sebagai becak tamasya, karenanya wujud dan bahan dihasilkan sama dengan becak khas Yogyakarta, antara lain masih memakai kayu untuk komponen daerah duduk penumpang dan kotak penyimpan aki.

Menggabungkan energi baterai kering dan energi manusia sebagai pemrakarsa, Belia dioperasikan oleh dinamo listrik yang memutar roda belakang. Akibatnya, becak tak bersuara dan tak mendonasi emisi untuk polusi udara.

“Bantuan pemrakarsa energi mesin ramah lingkungan dapat menjadi solusi. Becak konsisten dapat dikayuh, wujud dan ukuran telah standar pantas regulasi tempat nomor 5 tahun 2016,” kata Rudi Winarso, inisiator Belia.

Mesin pemrakarsa pada becak ini ialah dinamo listrik variasi Brushless Direct Current (BLDC). Kapasitas 350 watt atau lebih, di dukung baterai 48 Volt/20Ah.

Sekiranya becak ini tak dikayuh sama sekali, kecakapan jarak tempuh dapat sejauh 40 kilometer untuk sekali isi energi.

Lalu, jarak tempuh becak malah akan lebih jauh ketika dikayuh.

Metode penggunaan simpel, cukup menarik tuas gas, becak dapat maju dan mundur.

Pada becak terdapat dua tombol. Tombol warna hijau menggerakan becak melaju ke depan. Tombol merah untuk membikin laju becak mundur ke belakang.

Mesin becak tak menebarkan asap dan mengeluarkan bunyi sebab mesin memakai baterai kering.

Posisi mesin ada di tromol roda belakang sehingga pengemudi becak masih dapat mengayuh sekiranya mesin tak aktif.

Pada komponen depan, penumpang becak dapat mengakses berita pariwisata melewati gawai yang terintegrasi dengan aplikasi bernama Android Jogja Istimewa.

Ada alternatif dua bahasa merupakan Inggris dan Bahasa Indonesia, serta basis pemetaan lokasi dengan tambahan kelengkapan tata bunyi sebagai hiburan untuk mendengar musik.

Becak mempunyai lampu penerang di kiri dan kanan. Kemudian, juga dilengkapi dengan lampu sein sebagaimana kendaraan bermotor lain.

Uji coba purwarupa dari Belia secara sah berhasil terlaksana.

Berdasarkan Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Tempat Istimewa Yogyakarta (DIY), Harry Agus Triono, absensi becak ini mempunyai aspek kemanusiaan.

“Ada yang memberi tahu bahwa ada (pengemudi becak) yang telah sepuh (tua) dan hingga pingsan gara-gara mengemudi becak. Ini kesannya kita memperkenankan,” kata Agus.

Jadi, dengan adanya temuan pemrakarsa energi baterai, berdasarkan ia, lebih meringankan kerja para pengemudi becak.

“Jika kami sesungguhnya ingin seandainya becak kayu ya seperti ini. Perkara ada tambahan sedikit energi pilihan itu cuma temuan perkembangan teknologi untuk menolong meringankan mereka,” jelasnya pada Kami.

Agus mengatakan hasil uji coba masih akan disajikan terhadap Kementerian Perhubungan untuk diteliti dan melewati uji kepantasan sebelum dapat diproduksi sebagai sarana transportasi lazim.

Ketidakhadiran Belia dianggap tak melanggar Perda DIY Nomor 5 Tahun 2016 seputar Moda Transportasi Becak dan Delman serta Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 seputar Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pada bulan April 2018, oleh pembuatnya Belia sudah mengerjakan percobaan permulaan, bertempat di stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Kala itu, becak unjuk kebolehan dan tercatat bisa melaju dengan kecepatan 40 kilometer/jam tanpa penumpang. Lalu, sejauh 25 kilometer/jam dengan penumpang, dengan lama pengisian baterai selama empat jam.

Berdasarkan Rudi, sambil menunggu izin dan hak paten untuk diproduksi secara massal, pihaknya sedang mempersiapkan daerah produksi yang pantas.

Satu becak Belia dihargai sebesar Rp17 juta. Sementara itu, Bregada atau Becak Kekuatan Opsi Kayuh dari Dinas Perhubungan DIY seharga Rp20 juta per unit.

Sebelumnya, di Yogyakarta juga sudah hadir becak listrik energi surya yang memakai panel energi surya di komponen atap dan disalurkan ke dalam motor listrik berkekuatan 350 Watt untuk menggerakkan becak.

Baca Juga: las listrik

Becak bisa berjalan dengan kecepatan optimal 30 kilometer/jam dan mencapai jarak sekitar 40 kilometer ketika malam hari.

Ketidakhadiran becak bertenaga listrik energi surya ini diakui lebih diminati oleh pelancong asing.
Berdasarkan Sujatno, salah satu pengemudi becak hal yang demikian, pelancong lebih bersuka ria memakai becak ini sebab lebih pesat, ramah lingkungan, dan tak memunculkan polusi seperti becak motor.

Lokasi Tempat Pemotongan Kayu Senilai Miliaran Rupiah di Blitung ini Terbengkalai

mesin potong kayu

 

Berkarat, jadi sarang burung pun daerah sampah itulah situasi mesin potong kayu senilai RP 8,4 miliar, yang berada di Kelurahan Sagerat, Kecamatan Matuari, Bitung.

Amatan Team Kami pada hari Kamis (15/11/2018) lalu, alat mesin kayu yang ada sekarang bak bangunan tua, dengan mesin-mesin yang berada di lokasi pengumpulan besi tua alias berkarat.

Mesin yang dicat dengan warna dominannya biru dan kuning itu sekarang berubah menjadi biru kemerahan. Dan merah itu yakni karat

Mesin dengan bahan dasar besi itu, yang difungsikan untuk dibuat mesin alat kayu sekarang semuanya berkarat. Bukan cuma itu lokasi bangunannya malahan dipenuhi sampah.

Bukan cuma berkarat, dipenuhi sampah mesin pemotong kayu atau diketahui dengan somel sekarang ditutupi daun liar bak berada di tengah hutan.

Alat penyambung listrik malahan sebagai penyedia sumber listrik antara mesin somel diperkenankan terlepas sambungannya. Lubang mesin Somel malahan sekarang dibuat sarang burung.

Tidak ada satupun yang menjaga pun merawat mesin somel hal yang demikian. Mesin-mesinnya malahan jadi tontonan warga yang melintasi jalan sebab tak ada pelindung.

Pembina Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulut Berty Lumempouw mengatakan, proyek kelengkapan Somel bantuan kementerian peindustrian terhadap Pemerintah Kota Bitung dalam hal ini dinas peindustrian.

Perlengkapan somel telah ada semenjak tahun 2010 dan hingga dikala ini tak dapat diterapkan sebab di indikasi kelengkapan dikirim kementerian yakni kelengkapan bekas.

“Mengenai problem ini, aku sudah memperkenalkan laporan adanya tindak pidana korupsi sampai telah memperkenalkan ke KPK di Jakarta tahun 2012 lalu. Dan telah ditindaklanjuti oleh aparat sebagai bahan supervisi dari KPK,” ujarnya.

“Selama berproses di kepolisian dalam hal ini Polres Bitung, tahun 2015 telah mempertimbangkan dan membendung dua tersangka di antaranya pihak kontraktor dan PPK penyedia kelengkapan,” katanya.

Lumempouw menyangkan, pihak kepolisian dan kejaksaan, belum dapat membongkar kasus, sebab berdasarkan mereka tak ada saksi dan pembuktian yang bisa dibeberkan secara regulasi.

Sementara situasi di lokasi lapangan hingga dikala ini kelengkapan dengan anggaran Rp 8,4 miliar dari uang negara, cuma diterapkan untuk membeli kelengkapan yang rusak dan dikala ini tak diaplikasikan.

“Sesuatu menyedihkan bagi aku sebagai masyarakat yang juga sebagai pelapor, sebab regulasi kita tak dapat membongkar kasus di balik kerugian negara yang besar berkaitan pengadaan kelengkapan somel,” ucapnya.

Dia malahan mau kelengkapan yang tak dapat diterapkan semenjak tahun 2010 sampai dikala ini yang ialah uang negara dapat dituntaskan pihak pemerintah, KPK, Kejaksaan dan Kepolisian untuk sama-sama membuka hati nurani, sebab korupsi terang-terang di depan mata.

“Bagaimana dapat kita mengeluarkan anggaran besar tetapi tanpa memberikan kontribusi balik seperti kontribusi bagi masyarakat dengan membuka lapangan kerja, sebab secara regulasi kita tak dapat menggambarkan,” ujarnya

“Perlengkapan kian hari tak diaplikasikan, pun demikian itu banyak rusak dan dicuri orang sebab ditempatkan di daerah terbuka. Untuk itu mari kita sama-sama untuk dituntaskan secara tuntas,” tegasnya.

Baca Juga: alat cuci mobil

Ketua Komisi B DPRD Kota Bitung Ronny Boham minta supaya bisa mengatasi keadaan sulit hal yang demikian.

Dijelaskannya, adanya bangunan dan kelengkapan somel semenjak tahun 2010, mulanya ada pengajuan di APBD perihal pembangunan terminal kayu, dengan review pemerintah dikala itu, akan ada bantuan dari kementerian pendindustrian akan memberikan bantuan berupa alat somel.

“DPRD menanggapi positif apa yang diperkenalkan pemerintah kota waktu itu dan menganggarkan pembangunan terminal kayu di APBD. Setelah ada di APBD yakni pembangunan bangunan bukan kelengkapan somel,” katanya.

Lanjutnya, baru-baru ini adanya keadaan sulit kepada perlaratan, tetapi telah bukan domain kami, sebab itu bantuan dari kementerian dari APBN.

“Sehingga untuk pemeliharaan, DPRD tak menyetujui untuk anggaran koreksi dan pemeliharaan dikarenakan ada keadaan sulit bantuan kelengkapan.  terjadi keadaan sulit itu, kami juga sudah lakukan moratorium pengalokasiaan anggaran. Kami, dari dari dewan malahan mau problem dituntaskan dahulu,” pungkasnya .

Posted In CategoriesNews

Mesin Parut Kelapa Ciptaan Anak Bangsa Siap Dibuat Massal

mesin parut kelapa

 

Temuan dilaksanakan Siswa SMK St. Louis Surabaya. Mereka membikin mesin pemarut kelapa. Mesin  ini bisa diproduksi masal guna mencukupi kepentingan industri rumahan atau usaha kecil menengah (UKM) di Kota Surabaya.

“Untuk memarut satu biji kelapa, mesin ini memerlukan waktu sekitar 2 menit dengan memakai sistem manual dengan mengayuh tuas. Tetapi jikalau kita berharap pelaksanaan yang lebih pesat, kita cukup mengaitkan tuas tadi dengan motor yang dikaitkan pada berhenti contact listrik,” urai Setiyoko, Guru Teknik Mesin SMK St. Louis Surabaya, terhadap Kami disela Pameran Pengajaran yang diadakan di Balai Pemuda Surabaya, Kamis (29/10/2015) lalu.

Baca Juga: stabilizer listrik

Ia lalau menyuarakan, jikalau para siswa SMK St. Louis memang diharuskan untuk membikin sebuah karya dikala akan melakoni ujian akhir nasional (Unas).

“Untuk itu, kita merancang dengan memberikan peluang pada mereka dikala menjelang kelas XII. Saban hari Sabtu, mereka diharuskan untuk mengatasi karyanya. Hal ini dilaksanakan lantaran supaya mereka bisa langsung mengatasi tugasnya sebelum masuk persiapan Unas,” papar ia.

Untuk membikin mesin pemarut kelapa ini, waktu yang diperlukan para siswa rata-rata satu tahun. Setyo membeberkan, mesin hal yang demikian kebanyakan diolah dari bahan bekas. Tetapi, motor mesin pemarut kelapa hal yang demikian dbeli baru.

Untuk menghasilkan satu mesin parut kelapa , tutur ia, ada 5 siswa dalam 1 kategori yang menghasilkan 1 mesin. “Diperlukan Rp 2 juta untuk menghasilkan 1 mesin. Untuk dana, kami mencanangkan supaya mereka mengadakan iuran rutin dalam 1 tahun,” terang ia.

Ia mau, supaya hasil kreativitas para si kecil didiknya teraebut bisa diproduksi secara masal. “Hakekatnya, banyak produk kreatif yang sudah siswa-siswi kami hasilkan.

 

Tetapi, ke depan kami berharap hasil kreatif ini bisa bermanfaat, dalam arti bisa diproduksi massal dan diaplikasikan serta laku dipasaran,” tandasnya.